OpenTrades
TentangAUMSimulasiCara ikutChartHargaNewsFAQ
  IDEN English versionMasukDaftar gratis
TentangAUMSimulasiCara ikutChartHargaNewsFAQ
Mata uang  
MasukDaftar gratis
NewsKripto

Pemegang Saham Circle Gugat Trump soal Deal UEA $2 Miliar Pakai USD1

J. Benjamin Greenberg menggugat Trump, Steve Witkoff, dan World Liberty Financial, menuduh deal $2 miliar lewat stablecoin USD1 merugikan Circle dan USDC.

TTim Queenby23 Oktober 2026 · 6 menit baca

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dari sumber yang tercantum di bawah, lalu dicek otomatis. Bisa saja ada yang keliru atau datanya sudah berubah. Laporkan kesalahan

Pemegang Saham Circle Gugat Trump soal Deal UEA $2 Miliar Pakai USD1
Di artikel ini
  1. USD1 dan USDC, dua stablecoin yang bersaing
  2. Deal MGX senilai $2 miliar dengan Binance
  3. Dasar hukum: Klausul Emolumen Asing
  4. Respons Circle, Gedung Putih, dan World Liberty
  5. Untung besar, kerugian investor lebih besar
  6. Tekanan politik jelang pemilu paruh waktu
  7. Apa artinya buat trader
  8. Siapa yang mengajukan gugatan ini?
  9. Apa inti tuduhan dalam gugatan?
  10. Apa itu deal $2 miliar yang dipersoalkan?
  11. Bagaimana respons Trump dan World Liberty?

Pemegang saham Circle Internet Financial, J. Benjamin Greenberg, resmi menggugat Presiden AS Donald Trump, perusahaan kripto keluarganya World Liberty Financial, entitas afiliasinya, dan Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff. Gugatan ini diajukan Kamis, 22 Oktober 2026, di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia, terkait transaksi senilai $2 miliar antara entitas pemerintah asing dan bursa kripto Binance.

Greenberg mengaku memegang 10.000 saham biasa Circle, perusahaan di balik stablecoin USDC. Dalam gugatannya, ia menuduh Trump, Witkoff, dan World Liberty membuka jalan bagi pemerintah asing untuk menyalurkan dana lewat stablecoin USD1 milik perusahaan kripto keluarga Trump. Menurut Greenberg, praktik yang ia sebut sebagai "korupsi terang-terangan" ini membuat Circle "tidak mampu bersaing" di pasar stablecoin.

USD1 dan USDC, dua stablecoin yang bersaing

Untuk memahami kenapa gugatan ini penting, perlu dilihat dulu posisi dua stablecoin yang bersinggungan di sini. Stablecoin adalah aset kripto yang nilainya dipatok ke mata uang fiat, biasanya dolar AS, dengan rasio satu banding satu. USDC milik Circle sudah lama jadi salah satu stablecoin terbesar yang dipakai di bursa dan protokol DeFi. USD1 adalah stablecoin yang diterbitkan World Liberty Financial, perusahaan kripto yang didirikan keluarga Trump.

Ketika entitas pemerintah asing memilih memakai USD1 untuk transaksi besar seperti investasi ke Binance, volume dan kepercayaan pasar yang biasanya mengalir ke pemain mapan seperti USDC bisa tergeser. Inilah yang jadi dasar argumen Greenberg: bukan soal kinerja teknis USD1, tapi soal akses istimewa yang menurutnya didapat lewat kedekatan dengan kekuasaan.

Deal MGX senilai $2 miliar dengan Binance

Inti tuduhan Greenberg berpusat pada MGX, entitas investasi asal Abu Dhabi yang terkait keluarga kerajaan Uni Emirat Arab. Pada 2025, MGX menanamkan modal $2 miliar ke Binance menggunakan stablecoin USD1. Transaksi ini jadi salah satu kesepakatan kripto lintas negara terbesar yang melibatkan entitas pemerintah asing.

The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan pada Februari bahwa kendaraan investasi lain yang didukung Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan sepakat membeli 49% saham World Liberty senilai $500 juta. Dua transaksi ini bersama-sama membentuk gambaran bagaimana modal dari Timur Tengah mengalir deras ke lingkaran bisnis kripto keluarga Trump dalam kurun waktu yang relatif singkat.

"Dengan menerima ratusan juta dolar dari pemerintah asing, Presiden dan perusahaan-perusahaannya telah mengalihkan bisnis dari [Circle]," tulis Greenberg dalam berkas gugatan, menurut laporan Cointelegraph.

Dasar hukum: Klausul Emolumen Asing

Greenberg meminta pengadilan menyatakan bahwa Trump melanggar Klausul Emolumen Asing dalam Konstitusi AS lewat deal-deal kripto tersebut. Klausul ini pada dasarnya melarang pejabat federal AS menerima hadiah, gelar, atau keuntungan finansial dari pemerintah asing tanpa persetujuan Kongres terlebih dulu. Aturan ini dibuat sejak awal berdirinya AS untuk mencegah pejabat negara dipengaruhi kepentingan luar.

Selain minta putusan deklaratif, Greenberg juga meminta pengadilan menerbitkan perintah yang melarang Trump dan Witkoff mengejar kepentingan finansial serupa tanpa izin Kongres. Kalau dikabulkan, ini bisa membatasi ruang gerak bisnis kripto keluarga Trump selama ia masih menjabat.

Zach Witkoff, putra Steve Witkoff yang menjadi tergugat dalam kasus ini, tercatat sebagai salah satu pendiri World Liberty Financial. Trump sendiri bersama ketiga putranya juga disebut sebagai pendiri perusahaan kripto tersebut, menjadikan kasus ini bersinggungan langsung dengan lingkaran keluarga presiden.

Respons Circle, Gedung Putih, dan World Liberty

Juru bicara Circle mengatakan kepada Cointelegraph bahwa perusahaan "tidak memprakarsai, mengarahkan, mengizinkan, atau berpartisipasi" dalam pengajuan gugatan ini. Circle menolak berkomentar lebih jauh soal litigasi yang sedang berjalan, sebuah sikap lazim perusahaan publik saat kasus hukum masih bergulir.

Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menegaskan Trump "tidak punya konflik kepentingan" terkait investasi kriptonya dan menyebut gugatan ini "tidak berdasar". World Liberty Financial sampai berita ini ditulis belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Cointelegraph.

Untung besar, kerugian investor lebih besar

Trump dan keluarganya tercatat memiliki beberapa usaha kripto di luar World Liberty. Menurut laporan organisasi advokasi konsumen nirlaba Public Citizen, bisnis-bisnis kripto ini menghasilkan $1,4 miliar bagi Trump sepanjang 2025. Di sisi lain, laporan yang sama menyebut investor ritel merugi sekitar $4,7 miliar dari berbagai proyek kripto yang terkait presiden.

Selisih besar antara keuntungan Trump dan kerugian investor ini jadi salah satu alasan isu bisnis kripto keluarga presiden terus jadi sasaran kritik. Deal-deal kripto ini hanya salah satu dari sederet kontroversi yang membayangi Trump, termasuk soal penerimaan pesawat jet dari pemerintah Qatar yang juga pernah ramai dibahas publik.

Tekanan politik jelang pemilu paruh waktu

Gugatan ini muncul kurang dari dua minggu menjelang pemilu paruh waktu (midterm) 2026 di AS, dengan pemungutan suara awal sudah berjalan di sejumlah negara bagian. Partai Demokrat yang berjuang mempertahankan kursi memakai isu deal kripto Trump sebagai senjata kampanye untuk menarik dukungan pemilih.

Pekan lalu, Senator Mark Warner merilis iklan kampanye yang menyoroti bahwa Trump meraup "lebih dari $600 juta hanya dari memecoin kripto" miliknya. Isu ini menambah tekanan politik terhadap keterlibatan keluarga presiden di industri kripto, di tengah posisi pemerintahannya yang selama ini dikenal pro-kripto lewat berbagai kebijakan regulasi yang sudah berjalan.

Apa artinya buat trader

Gugatan ini belum tentu berdampak langsung ke harga USDC atau USD1 dalam jangka pendek, karena keduanya tetap dipatok ke dolar AS dan belum ada indikasi masalah likuiditas atau cadangan. Yang perlu dipantau trader justru efek tidak langsungnya.

Pertama, perhatikan perkembangan litigasi di Pengadilan Distrik Columbia, terutama jika pengadilan mengeluarkan perintah sementara yang membatasi aktivitas World Liberty atau mitra investasinya di Timur Tengah. Putusan semacam ini bisa memengaruhi arus modal yang selama ini masuk lewat USD1.

Kedua, pantau reaksi regulator AS terhadap stablecoin USD1, mengingat gugatan ini menyinggung isu transparansi aliran dana pemerintah asing lewat stablecoin yang terafiliasi pejabat negara. Reaksi ini bisa muncul lewat sidang Kongres atau pernyataan dari otoritas keuangan.

Ketiga, isu ini kemungkinan akan terus dipakai sebagai bahan kampanye politik menjelang hari pemungutan suara midterm 2026. Sentimen politik semacam ini historisnya bisa memengaruhi wacana regulasi kripto di Kongres, terutama soal RUU stablecoin dan aturan konflik kepentingan pejabat publik di industri digital asset.

Siapa yang mengajukan gugatan ini?

J. Benjamin Greenberg, pemegang 10.000 saham biasa Circle Internet Financial, mengajukan gugatan ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Apa inti tuduhan dalam gugatan?

Greenberg menuduh Trump, Steve Witkoff, dan World Liberty Financial membuka jalan bagi entitas pemerintah asing untuk menyalurkan dana lewat stablecoin USD1, sehingga Circle dan USDC-nya kehilangan daya saing di pasar stablecoin.

Apa itu deal $2 miliar yang dipersoalkan?

Pada 2025, entitas asal Abu Dhabi bernama MGX yang terkait keluarga kerajaan UEA menanamkan modal $2 miliar ke bursa Binance menggunakan stablecoin USD1 milik World Liberty Financial.

Bagaimana respons Trump dan World Liberty?

Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menyebut Trump tidak punya konflik kepentingan dan menyebut gugatan ini tidak berdasar. World Liberty belum memberi tanggapan, sementara Circle menegaskan tidak terlibat dalam pengajuan gugatan tersebut.

Sumber

  1. Cointelegraph · Circle shareholder sues Trump, World Liberty and Steve Witkoff over crypto deals
  • #World Liberty Financial
  • #USD1
  • #Circle
  • #USDC
  • #Donald Trump
  • #stablecoin
BagikanWhatsAppXTelegram

Artikel ini buat edukasi, bukan saran keuangan atau ajakan beli maupun jual aset apa pun. Trading futures berisiko tinggi. Baca juga Syarat & Ketentuan.

Mau trade kami ikut ke akun lu?Lihat dulu akunnya jalan di dashboard demo. Daftar gratis, member aktif setelah bayar.
Daftar gratis

Baca juga

  • Rekap Kripto 29 Oktober: IDOLUSDT Melesat 66%, Funding BLUR -1,92%Kripto · 29 Oktober 2026Rekap Kripto 29 Oktober: IDOLUSDT Melesat 66%, Funding BLUR -1,92%
  • Rekap Kripto 28 Okt: BTC Naik 1,36%, EVAA Melesat 134%Kripto · 28 Oktober 2026Rekap Kripto 28 Okt: BTC Naik 1,36%, EVAA Melesat 134%
  • BTC Mendatar di $79.840, QUSDT Melonjak 275% pada 27 OktoberKripto · 27 Oktober 2026BTC Mendatar di $79.840, QUSDT Melonjak 275% pada 27 Oktober
OPENTRADES

Intelligence in Every Trade.

AI-powered trading automation, built for disciplined execution.

ProdukTentang OpenTradesAkun liveRiwayat tradeChart gratisHargaOpenTrades NewsMembershipAffiliate
AkunMasukDaftar gratisSyarat & KetentuanWhatsApp

Trading futures berisiko tinggi dan bisa bikin modal habis. Semua angka di sini asli dari akun yang lagi jalan, bukan janji dan bukan ajakan beli atau jual aset apa pun. Pakai uang yang siap lu risikokan.

© 2026 OpenTrades · opentrades.app · Syarat & Ketentuan