Apa Itu Doodles (DOOD)? Cara Kerja, Tokenomics, dan Risikonya
Profil lengkap token DOOD dari Doodles LLC: fungsi, suplai, data pasar Binance Futures, kompetitor, dan risiko yang perlu dipantau trader.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dari sumber yang tercantum di bawah, lalu dicek otomatis. Bisa saja ada yang keliru atau datanya sudah berubah. Laporkan kesalahan
Doodles adalah token kripto milik Doodles LLC, perusahaan yang awalnya dikenal lewat koleksi NFT karakter kartun berwarna-warni dan kini memposisikan diri sebagai perusahaan hiburan. Token DOOD beredar di dua jaringan sekaligus, BNB Chain dan Solana, dengan market cap sekitar $14,73 juta per 23 Oktober 2026. Di Binance Futures, token ini diperdagangkan lewat kontrak DOODUSDT dengan volume harian yang jauh lebih besar dari volume spotnya.
Ringkasan DOOD
Per 23 Oktober 2026.
| Fakta | Detail |
|---|---|
| Nama | Doodles |
| Ticker | DOOD |
| Kategori | Entertainment, NFT, BNB Chain Ecosystem, Solana Ecosystem, Doodles LLC |
| Jaringan | BNB Chain, Solana |
| Tahun rilis/genesis | belum diungkap |
| Peringkat market cap | #989 |
| Harga | $0,00189 |
| Market cap | $14,73 juta |
| Suplai beredar | 7,80 miliar DOOD |
| Suplai maksimum | 10,00 miliar DOOD |
| Kontrak Binance Futures | DOODUSDT |
Masalah yang mau diselesaikan
Doodles LLC bukan proyek infrastruktur blockchain atau protokol DeFi. Deskripsi resminya menyebut perusahaan ini sebagai "perusahaan hiburan generasi baru" yang bergerak di storytelling imersif, mencakup pengalaman langsung dan digital, konten orisinal, serta produk gaya hidup. Artinya token DOOD dibuat untuk menjembatani basis penggemar NFT Doodles dengan ekonomi digital yang lebih luas, bukan untuk menyelesaikan masalah teknis seperti skalabilitas jaringan atau biaya transaksi.
Proyek NFT berbasis gambar profil (PFP) seperti Doodles umumnya menghadapi tantangan serupa setelah masa hype awal mereda: bagaimana mempertahankan nilai komunitas dan memonetisasi kekayaan intelektual karakter mereka dalam jangka panjang. Token DOOD menjadi salah satu instrumen yang dipakai Doodles untuk masuk ke tahap itu, menghubungkan pemegang NFT dan penggemar dengan utilitas on-chain sekaligus akses ke ekosistem hiburan yang sedang mereka bangun.
Cara kerja Doodles
Token DOOD berjalan di dua jaringan blockchain sekaligus, BNB Chain dan Solana, menurut data CoinGecko. Artinya DOOD bukan token native dari blockchain buatan sendiri, melainkan token yang diterbitkan di atas infrastruktur yang sudah ada, kemungkinan memakai standar BEP-20 di BNB Chain dan SPL di Solana. Strategi multi-chain semacam ini lazim dipakai proyek yang ingin menjangkau basis trader di beberapa ekosistem sekaligus tanpa harus membangun jaringan sendiri dari nol.
Sumber yang kami cek tidak merinci mekanisme teknis staking, voting governance on-chain, atau detail smart contract yang menjalankan DOOD. Informasi yang tersedia hanya kategori on-chain dari CoinGecko: Entertainment, NFT, BNB Chain Ecosystem, Solana Ecosystem, Doodles LLC, dan Airdropped Tokens by NFT Projects. Kategori terakhir ini mengindikasikan token kemungkinan pertama kali didistribusikan lewat airdrop ke komunitas pemegang NFT Doodles, sebelum akhirnya diperdagangkan bebas di exchange.
Fungsi token DOOD
Berdasarkan sumber yang tersedia, DOOD dikategorikan sebagai token terkait entertainment dan NFT di bawah payung Doodles LLC. Detail spesifik soal apakah DOOD dipakai untuk akses konten eksklusif, tiket pengalaman langsung, pembelian produk lifestyle, atau sekadar token komunitas untuk reward loyalitas, tidak dijelaskan di sumber yang kami cek. Yang jelas tercatat, token ini masuk kategori "Airdropped Tokens by NFT Projects", yang biasanya berarti distribusi awal dilakukan gratis ke komunitas pemegang NFT sebagai insentif, sebelum token bisa diperdagangkan di pasar terbuka termasuk lewat kontrak DOODUSDT di Binance Futures.
Tokenomics DOOD
Data suplai DOOD per 23 Oktober 2026: suplai beredar 7,80 miliar token, total suplai 10,00 miliar, dan suplai maksimum juga 10,00 miliar. Dengan FDV (fully diluted valuation) $18,89 juta dibanding market cap $14,73 juta, artinya sekitar 78% dari total suplai maksimum sudah beredar di pasar, sementara sisanya sekitar 2,2 miliar token atau 22% belum dilepas ke peredaran.
Sumber yang kami cek tidak merinci alokasi token ke tim, investor, treasury, atau komunitas, juga tidak ada informasi jadwal unlock untuk sisa 22% suplai yang belum beredar, maupun mekanisme burn atau inflasi token. Detail tokenomics selengkapnya belum dipublikasikan di sumber yang kami cek, sehingga trader perlu berhati-hati menilai potensi tekanan jual dari token yang belum beredar tersebut.
Tim, pendanaan, dan sejarah singkat
Sumber yang kami cek hanya menyebut entitas di balik token ini adalah Doodles LLC, tanpa merinci nama individu pendiri, putaran pendanaan, atau daftar investor. Repositori kode publik proyek tercatat di GitHub dengan nama akun Doodles, dan akun media sosial resmi mereka di platform X adalah @doodles. Detail lain seperti tanggal peluncuran token, tanggal genesis, atau narasi pendanaan tidak tersedia dalam data yang kami pakai untuk artikel ini.
Data pasar dan on-chain
Menurut CoinGecko per 23 Oktober 2026, DOOD diperdagangkan di harga $0,00189 dengan market cap $14,73 juta, menempatkannya di peringkat 989 berdasarkan kapitalisasi pasar. FDV tercatat $18,89 juta dan volume perdagangan 24 jam $32,16 juta. Harga tertinggi sepanjang masa (ATH) DOOD adalah $0,01753, dicapai pada 6 Oktober 2025. Dari data itu, harga saat ini sudah turun sekitar 89% dari level ATH tersebut. Dalam 30 hari terakhir harga spot turun 3,7%, dan dalam setahun terakhir anjlok 68,9%.
Data dari Binance Futures menunjukkan gambaran yang sedikit berbeda karena mengacu pada harga kontrak futures, bukan agregat harga spot global seperti CoinGecko. Kontrak DOODUSDT diperdagangkan di harga 0,001886, turun 14,31% dalam 24 jam terakhir, dengan volume harian $74,3 juta, jauh lebih besar dari volume spot gabungan $32,16 juta yang tercatat CoinGecko. Ini menunjukkan sebagian besar aktivitas trading harian DOOD justru terjadi di pasar futures berleverage, bukan di pasar spot biasa.
Funding rate DOODUSDT tercatat -0,0030% per periode. Funding rate adalah biaya periodik yang dibayarkan antar trader long dan short di pasar futures perpetual untuk menjaga harga kontrak tetap dekat dengan harga spot. Angka negatif kecil ini berarti trader short sedikit membayar ke trader long, mengindikasikan sentimen pasar leverage sedikit bearish meski tidak ekstrem.
Open interest DOODUSDT berada di $7,5 juta, naik 114% dalam 30 hari terakhir. Open interest mengukur total nilai kontrak futures yang masih terbuka alias belum ditutup. Kenaikan lebih dari dua kali lipat dalam sebulan menandakan makin banyak modal leverage yang masuk ke DOOD belakangan ini. Sementara itu, 69% akun di Binance Futures tercatat membuka posisi long atau bertaruh harga naik, sisanya 31% short. Dalam periode yang sama, harga futures DOOD naik 1,0% dalam 30 hari dan 24,0% dalam 90 hari, berbeda dengan data spot CoinGecko yang mencatat penurunan 3,7% dalam 30 hari. Perbedaan ini kemungkinan muncul karena perbedaan waktu snapshot data dan sumber harga yang dipakai masing-masing platform.
Kompetitor
| Proyek | Fokus | Beda utama |
|---|---|---|
| Doodles (DOOD) | Entertainment dan IP karakter kartun, token multi-chain | Beredar di BNB Chain dan Solana sekaligus, awalnya didistribusikan lewat airdrop ke komunitas NFT |
| ApeCoin (APE) | Token ekosistem Bored Ape Yacht Club dan Yuga Labs, dipakai untuk governance dan akses ekosistem | Token native tunggal di jaringan Ethereum |
| Pudgy Penguins (PENGU) | Token komunitas NFT Pudgy Penguins, ekspansi ke produk mainan fisik dan merchandise ritel | Native di jaringan Solana, dikenal lewat kolaborasi produk fisik offline |
Risiko DOOD
Market cap DOOD yang hanya $14,73 juta dan peringkat rendah di posisi 989 membuat token ini tergolong aset kripto dengan likuiditas terbatas dan volatilitas tinggi. Harga sudah anjlok sekitar 89% dari ATH Oktober 2025 dan turun 68,9% dalam setahun terakhir menurut data CoinGecko, pola yang umum terjadi pada token dengan kapitalisasi kecil setelah masa hype awal mereda.
Volume perdagangan futures DOODUSDT yang mencapai $74,3 juta per 24 jam jauh lebih besar dibanding market cap spot $14,73 juta maupun volume spot $32,16 juta. Rasio ini menandakan sebagian besar aktivitas DOOD bersifat spekulatif lewat leverage, bukan pembelian riil di pasar spot, sehingga pergerakan harga bisa jauh lebih tajam dua arah dibanding token dengan basis spot yang lebih dominan.
Open interest yang melonjak 114% dalam 30 hari terakhir sementara harga futures relatif flat (+1%) bisa menandakan posisi leverage yang menumpuk di kedua sisi pasar. Kondisi semacam ini berisiko memicu likuidasi berantai kalau harga bergerak tajam ke salah satu arah. Dengan mayoritas akun long sebesar 69%, risiko "long squeeze" perlu diwaspadai, yaitu kondisi ketika harga turun tiba-tiba memaksa banyak posisi long terlikuidasi serentak dan mempercepat penurunan harga.
Dari sisi tokenomics, sekitar 2,2 miliar token atau 22% dari suplai maksimum DOOD belum beredar di pasar, dan sumber yang kami cek tidak merinci jadwal pelepasannya. Ketidakjelasan ini membuat potensi tekanan jual di masa depan sulit diperkirakan trader. Selain itu, nilai token DOOD tampaknya terkait erat dengan popularitas brand hiburan Doodles itu sendiri, sehingga kalau minat komunitas terhadap karakter atau proyek NFT mereka menurun, nilai token berpotensi ikut tertekan.
Terakhir, karena DOOD beredar di dua jaringan berbeda, trader yang memindahkan aset antar BNB Chain dan Solana perlu memperhatikan risiko teknis terkait proses bridging atau representasi token di masing-masing jaringan. Seperti aset kripto pada umumnya, DOOD juga tetap terpapar risiko regulasi di berbagai yurisdiksi, termasuk kemungkinan klasifikasi ulang oleh otoritas terkait token berbasis komunitas NFT dan hiburan digital.
Cara beli dan trading DOOD di Indonesia
Di Indonesia, perdagangan aset kripto termasuk token seperti DOOD diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah kewenangan pengawasan aset kripto beralih dari Bappebti. Transaksi sebaiknya dilakukan lewat exchange yang terdaftar dan diawasi OJK untuk memastikan perlindungan konsumen yang memadai.
Untuk trading dengan leverage seperti kontrak Binance Futures DOODUSDT, risiko likuidasi jauh lebih tinggi dibanding membeli langsung di pasar spot, terutama untuk token dengan market cap kecil dan volatilitas tinggi seperti DOOD. Funding rate negatif dan rasio akun long 69% yang sudah dibahas di bagian data pasar bisa jadi indikator awal sebelum memutuskan memakai leverage, mengingat posisi yang timpang ke satu arah berisiko memicu pergerakan tajam saat terjadi likuidasi massal.
Apa artinya buat trader
Ada beberapa angka konkret yang bisa dipantau soal DOOD. Harga saat ini $0,00189 berjarak sekitar 89% dari ATH $0,01753 yang dicapai 6 Oktober 2025, jadi pemulihan signifikan ke level itu membutuhkan kenaikan berkali-kali lipat dari harga sekarang.
Volume futures DOODUSDT $74,3 juta per 24 jam jauh melampaui market cap spot $14,73 juta, tanda bahwa pergerakan harga harian banyak digerakkan transaksi leverage, bukan permintaan spot riil. Itu membuat swing harga berpotensi lebih liar dibanding token dengan basis spot yang lebih dominan.
Open interest naik 114% dalam 30 hari ke $7,5 juta, sementara harga futures hanya naik 1% di periode yang sama. Selisih ini layak dipantau karena bisa berarti ada penumpukan posisi leverage di kedua arah yang berpotensi memicu likuidasi tiba-tiba kalau harga bergerak tajam. Rasio akun long 69% berbanding short 31% juga menunjukkan pasar condong ke satu sisi, sehingga risiko long squeeze kalau harga mendadak turun layak jadi perhatian.
Funding rate -0,0030% yang masih tipis dan sedikit negatif juga bisa dipantau dari waktu ke waktu. Kalau angkanya makin negatif, itu bisa jadi tanda tekanan short yang membesar. Trader yang mengikuti DOOD lebih jauh bisa juga memantau apakah ada pengumuman soal jadwal unlock untuk sisa 22% suplai yang belum beredar, mengingat detail itu belum dipublikasikan di sumber yang kami cek sejauh ini.
FAQ
Apakah DOOD legal diperdagangkan di Indonesia?
Aset kripto termasuk DOOD boleh diperdagangkan di Indonesia selama lewat exchange yang terdaftar dan diawasi OJK. Pastikan platform yang dipakai punya izin resmi sebelum bertransaksi.
Berapa suplai maksimum DOOD?
Suplai maksimum DOOD adalah 10 miliar token, sama dengan total suplainya. Per 23 Oktober 2026, sekitar 7,80 miliar token atau 78% sudah beredar di pasar.
Apa beda DOOD dengan ApeCoin (APE) atau Pudgy Penguins (PENGU)?
Ketiganya sama-sama token yang lahir dari komunitas NFT, tapi DOOD beredar di dua jaringan sekaligus yaitu BNB Chain dan Solana, sementara ApeCoin native di Ethereum dan PENGU di Solana. Fokus Doodles sendiri lebih ke arah hiburan dan konten lewat Doodles LLC.
Kenapa harga DOOD turun jauh dari harga tertinggi sepanjang masa?
Harga DOOD saat ini sekitar 89% lebih rendah dari ATH $0,01753 yang dicapai 6 Oktober 2025, menurut data CoinGecko. Penurunan ini sejalan dengan tren market cap kecil yang rentan terkoreksi tajam setelah hype awal.
Di jaringan apa saja token DOOD bisa ditemukan?
DOOD tercatat beredar di dua jaringan, BNB Chain dan Solana, menurut data CoinGecko.
Apakah ada kontrak futures DOOD di Binance?
Ada, kontraknya bernama DOODUSDT di Binance Futures, lengkap dengan data funding rate dan open interest yang bisa dipantau trader.
Sumber
- CoinGecko · Doodles
- Binance Futures
Artikel ini buat edukasi, bukan saran keuangan atau ajakan beli maupun jual aset apa pun. Trading futures berisiko tinggi. Baca juga Syarat & Ketentuan.